"Pendidikan
Adalah Kunci
Menuju
Kabupaten Landak
Terdepan Dibidang
Sumber Daya Manusia"
--Adrianus Asia Sidot--
Sejak awal berdirinya 11 tahun silam, Landak secara konsisten menyiapkan dirinya sebagai kabupaten terdepan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia di Kalbar. bukan isapan jempol, faktanya adalah sejak digulirkannya program CERDASKAN RAKYATNYA oleh Adrianus Asia Sidot tahun 2005 yang kala itu menjabat kepala dinas pendidikan, hingga 2010 telah ribuan putra-putri Landak dengan dukungan beasiswa Pemkab mengenyam pendidikan tinggi di Pulau Jawa. Mereka tersebar diberbagai kampus antara lain; Jakarta, Semarang, Bandung, Salatiga, Yogyakarta, Cianjur, Malang. mereka juga tersebar diberbagai jurusan penting dan strategis untuk menopang Landak sebagai kabupaten masa depan di Kalimantan, antara lain : Teknologi Informatika, Teknik Industri, Perkebunan, Pertanian, Pengolahan Pangan, Fisika, Kimia, Biologi, Kedokteran, Kebidanan, Keperawatan, Farmasi dan sebagainya.
"Saya kira yang dirancang Pemkab Landak ini sangat strategis untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia ditanah Landak" kata Kristianus Atok, Kandidat Doktor Politik dari University Kebangsaan Malaysia di Kuala Lumpur. Menurut pria asal Menjalin ini, rancangan Pemkab Landak ini sungguh visioner. "Ini indikator yang menjelaskan bahwa program yang bervisi unggul, pasti karena pemimpinnya sangat visioner" jawabnya via SMS kepada Simpado.
Menjawab komentar Kristianus Atok, Adrianus Asia Sidot, Bupati Landak menuturkan program cerdaskan rakyat memang digulirkan untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan di tanah Landak. "Dulu, pada tahun 2000ada 387 SD yang 70 persen kondisinya rusak berat, malahan ada bangunan yang roboh. saya berpikir, bagaimana ini ? satu hal, karena Pemkab mengalami keterbatasan dana. Kondisi ini sudah lama terjadi, ketika Landak belum menjadi kabupaten sendiri" ujar ayah tiga putri ini. Dijelaskan Doktor lulusan Universitas Padjajaran Bandung ini, ketika ia dilantik menjadi Bupati Landak tahun 2008, setahun kemudian ia secara perlahan menetapkan kebijakan membangun sarana dan prasarana pendidikan ini sehingga pada tahun 2009, seluruh sekolah yang rusak diperbaiki, meski jumlahnya bertambah menjadi 422 unit/gedung. tidak hanya SD yang di perhatikan Adrianus, ia juga mulai menyentuh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dulu, hanya ada 1 buah TK di ibukota kabupaten, kini sudah ada 1 buah TK disetiap kecamatan. Dulu hanya ada 20 SMP Negeri minimal 2 buah. Ditingkat SMA/SMK, pada tahun 2000, hanya ada 5 SMA Negeri diseluruh Kabupaten Landak, namun kini sudah ada 20 SMA Negeri dan 4 SMK Negeri.
Bahkan, pada tahun 2009, Adrianus merancang pendirian Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pamane Talino Kabupaten Landak melalui sebuah yayasan bernama Yayasan Landak Bersatu. "Meski masih berproses dalam pengurusan izin operasionalnya, STKIP Pamane Talino ini dibentuk khusus untuk mengatasi kekurangan tenaga guru di Kabupaten Landak yang pada tahun 2015 akan banyak yang pensiun" ujar DR. Bahari Sindju, salah seorang perintis pendirian STKIP ini kepada Simpado. Menurut dosen Universitas Tanjungpura asal Landak ini, rencananya kampus STKIP Pamane Talino akan menempati bekas Gedung Kantor Bupati Landak yang lama.
Ketika ditanya inisiasi awal STKIP Pamane Talino ini, Adrianus mengatakan upaya ini untuk mengantisipasi pensiunan massal guru-guru Inpres yang diangkat tahun 1970-an yang akan pensiun pada tahun 2013-2013. "Karena itu, dalam setiap kali penerimaan CPNS di Landak, formasi utama saya adalah tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan, setiap tahun diangkat tenaga ini sebanyak 200-an CPNS" ujar mantan camat Badau Kapuas Hulu ini. Selain pengangkatan tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan, Adrianus juga menetapkan kebijakan penting dibidang pendidikan melalui pemberian beasiswa kepada guru-guru untuk tugas belajar di berbagai universitas di Pontianak dan di Pulau Jawa. "Setiap tahun, Rp. 12 milyar (atau sekitar 30 persen) dari APBD landak untuk Program Cerdaskan Rakyat ini" ujar pria asal Kampung Sahapm, Sengah Temila ini. (dikutip dari Tim Simpado)
update lagi donk berita2 nya.
BalasHapus