Program prioritas beliau yang mengedepankan kebutuhan dasar masyarakat senantiasa mendapat respon positif dari berbagai kalangan. Pantas kalau seluruh element masyarakat, menjelang pilkada tiba, meminta agar Adrianus Sidot terus melanjutkan sekaligus mendukung penuh pencalonannnya kembali sebagai Bupati Landak.
"Kita optimis dengan kepemimpinan adrianus. Beliau, jauh hari sebelum gaung pilkada dimulai, sudah mengimplementasikan pekerjaannya sebagai sosok Bupati. Jadi bukti itulah, bukan janji, yang membuat kami tidak bisa kelain hati", tegas salah satu tokoh masyarakat setempat. Ungkapan tokoh tadi cukup argumentatif dan tidak basa-basi. Pengakuan itu murni ucapan hati nurani yang menyadari bahwa pentingnya arti kepemimpinan dan sangat berpengaruh terhadap masa depan daerah, kelanjutan proses pembangunan maupun peningkatan ekonomi masyarakat Landak.
Momentum aspirasi itulah yang membuat Adrianus Asia Sidot, secara lahir batin, siap maju ke-pilkada landak yang akan di gelar pada bulan juni 2011 nanti. Bahkan ia begitu optimis masih dipercaya oleh masyarakat guna melanjutkan proses pembangunan Landak yang telah berjalan. "Saya siap lahir batin maju ke pilkada Landak 2011. bukan bermaksud mendahului kehendak Tuhan, tetapi saya punya keyakinan masih dipercaya masyarakat untuk kembali memimpin Kabupaten Landak 5 tahun ke depan, " ujar Adrianus optimis. Masyarakat Landak, kata Adrianus, menginginkan bentuk perubahan yang meliputi fisik infrastruktur, sosial main set dan moral aparat birokrasi sehingga aparatur pemerintahan di kabupaten Landak bisa bersih, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, sebagaimana yang sedang kita lakukan. dibidang pertanian, kita tidak hanya bicara masalah infrastrukturnya, sebagai faktor penunjang, namun yang penting para petaninya. oleh karena itu 5 tahun ke depan, saya maju dengan empat program utama, cerdaskan rakyatnya, sejahterakan petaninya, lancarkan transportasinya , dan lestarikan lingkungannya.
Adrianus juga mengakui bahwa persoalan infrastruktur di Kabupaten landak masih belum maksimal. Hal ini disebabkan masih banyak daerah yang terisolasi, ada Ibukota Kecamatan tidak bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat, seperti daerah Meranti, Sebangki, dan Serimbu. Nah ini yang kita usahakan supaya terus diperbaiki, disempurnakan sehingga infrastruktur tersebut semakin bertambah baik. berkenaan dengan anggaran yang didapatkan, Adrianus menyebutkan untuk keseluruhan anggaran yang diperoleh sebesar 532 milyar. dari total anggaran yang ada, 60-70 % di alokasikan untuk dana operasional dana rutin ataupun belanja-belanja tidak langsung. Contohnya gaji pegawai dan biaya administrasi. " dana segitu memang tidak cukup, kitakan masih banyak anggaran buat perbaikan infrastruktur dan pembangunan-pembangunan lain.
Kendati demikian, Adrianus begitu yakin kalau kondisi Landak ke depan akan bise berubah lebih baik, jauh lebih baik dari kondisi sekarang. Hanya sekarang yang diperlukan adalah konsistensi seluruh aparatur terhadap program- yang di buat.
Momentum aspirasi itulah yang membuat Adrianus Asia Sidot, secara lahir batin, siap maju ke-pilkada landak yang akan di gelar pada bulan juni 2011 nanti. Bahkan ia begitu optimis masih dipercaya oleh masyarakat guna melanjutkan proses pembangunan Landak yang telah berjalan. "Saya siap lahir batin maju ke pilkada Landak 2011. bukan bermaksud mendahului kehendak Tuhan, tetapi saya punya keyakinan masih dipercaya masyarakat untuk kembali memimpin Kabupaten Landak 5 tahun ke depan, " ujar Adrianus optimis. Masyarakat Landak, kata Adrianus, menginginkan bentuk perubahan yang meliputi fisik infrastruktur, sosial main set dan moral aparat birokrasi sehingga aparatur pemerintahan di kabupaten Landak bisa bersih, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, sebagaimana yang sedang kita lakukan. dibidang pertanian, kita tidak hanya bicara masalah infrastrukturnya, sebagai faktor penunjang, namun yang penting para petaninya. oleh karena itu 5 tahun ke depan, saya maju dengan empat program utama, cerdaskan rakyatnya, sejahterakan petaninya, lancarkan transportasinya , dan lestarikan lingkungannya.
Adrianus juga mengakui bahwa persoalan infrastruktur di Kabupaten landak masih belum maksimal. Hal ini disebabkan masih banyak daerah yang terisolasi, ada Ibukota Kecamatan tidak bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat, seperti daerah Meranti, Sebangki, dan Serimbu. Nah ini yang kita usahakan supaya terus diperbaiki, disempurnakan sehingga infrastruktur tersebut semakin bertambah baik. berkenaan dengan anggaran yang didapatkan, Adrianus menyebutkan untuk keseluruhan anggaran yang diperoleh sebesar 532 milyar. dari total anggaran yang ada, 60-70 % di alokasikan untuk dana operasional dana rutin ataupun belanja-belanja tidak langsung. Contohnya gaji pegawai dan biaya administrasi. " dana segitu memang tidak cukup, kitakan masih banyak anggaran buat perbaikan infrastruktur dan pembangunan-pembangunan lain.
Kendati demikian, Adrianus begitu yakin kalau kondisi Landak ke depan akan bise berubah lebih baik, jauh lebih baik dari kondisi sekarang. Hanya sekarang yang diperlukan adalah konsistensi seluruh aparatur terhadap program- yang di buat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar